Saturday, December 8, 2012

Pengamat: Soal Hambalang, Anas tinggal tunggu giliran

Pengamat: Soal Hambalang, Anas tinggal tunggu giliran
Foto: Anas Urbaningrum.
Reporter: Faiz Abidin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus Hambalang. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, sebenarnya Anas Urbaningrum adalah orang yang paling bertanggungjawab dalam kasus Hambalang.

Pengamat Politik Adrinof Chaniago menilai sedikit demi sedikit nyanyian Nazarudin mulai terbukti. "Sekarang dalam rangka pembuktian bagaimana dengan Anas, kan gak mungkin KPK diam saja dengan penyebutan nama Anas," kata Andrinof saat dihubungi, Jumat (7/12).

Meski belum mengarah ke Anas, Andrinof yakin dalam waktu dekat KPK akan membidik Anas sebagai aktor intelektual dalam proyek Hambalang. "Kasus itukan berantai, melibatkan banyak pelaku, jadi Andi juga disebut-sebut, Nazar jadi kepala rombongan, ada Rosa dan yang lainnya," ujar Adrinof.

Dia beranggapan, banyak kader Demokrat yang terlibat kasus korupsi karena Demokrat merupakan partai penguasa yang tidak tahan godaan. "Karena Demokrat partai berkuasa, sangat mungkin dan memiliki kesempatan untuk korupsi," tuturnya.

Adrinof berharap, sistem perpolitikan di Indonesia dapat berubah. Dengan begitu, peluang kader untuk melakukan korupsi berkurang. "Pembiayaan politik yang mahal pemicu terjadinya tindak pidana korupsi," tandasnya.

Kasus Hambalang itu berawal dari 'nyanyian' M Nazarudin yang menuding biaya kongres Demokrat dan pemenangan Ketua umum Demokrat Anas Urbaningrum di Rapimnas Partai Demokrat diperoleh dari hasil korupsi proyek Hambalang.

Kasus Hambalang memiliki babak baru dengan ditetapkannya Andi Mallarangeng sebagai tersangka. Sementara itu, Choel Mallarangeng dan kepala divisi konstruksi I PT Adhi Karya, Muhammad Arief Taufiqurrahman telah dicekal oleh KPK.

Abraham Samad: Andi Mallarangeng, ksatria Bugis Makassar

Abraham Samad: Andi Mallarangeng, ksatria Bugis Makassar
Foto: Ketua KPK, Abraham Samad
Reporter: Sarah Puspita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menilai pengunduran diri Andi Mallarangeng sebagai menpora dan sekretaris dewan pembina Partai Demokrat sebagai tindakan yang ksatria. Andi mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Hambalang.

"Itu menandakan orang yang ksatria, itulah (Andi) ksatria orang Bugis Makassar," ujar Abraham di Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu (9/12).

Menurut Abraham, pihaknya tidak ingin berspekulasi terhadap pemeriksaan terhadap Andi. Karena pemeriksaan saksi pada tersangka Hambalang baru dilakukan pekan depan. "Jadi kita tidak bisa berspekulasi," tegas Abraham.

Abraham mengatakan peningkatan status Andi menjadi tersangka bukan dalam konteks kepuasan dalam kasus Hambalang, tetapi KPK sudah bertekad untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Kita tidak berbicara dalam konteks puas atau tidak puas, kita harus terus memberantas korupsi di negeri ini, sampai kapan pun KPK harus terus berjalan untuk melaksanakan pemberantasan korupsi," kata dia.

Abraham menegaskan korupsi adalah bahaya laten yang harus diwaspadai, pihaknya masih harus bergandengan tangan untuk memerangi dan juga mencegah korupsi. Tanpa adanya persatuan dan kekuatan yang besar tidak akan mungkin korupsi bisa diberantas oleh KPK.

"Makanya kami butuh dukungan masyarakat, Kejaksaan, Penegak hukum, birokrasi yang menyadari dirinya sendiri tanpa diingatkan," kata dia.

Peringati hari antikorupsi, KPK dan Polri kompak

Peringati hari antikorupsi, KPK dan Polri kompak
Foto: Peringatan hari antikorupsi.
Reporter: Angga Silalahi

Kisruh yang melanda dua lembaga di Indonesia yaitu KPK dan Polri, sempat memanas beberapa waktu lalu. Namun, dalam acara memperingati hari antikorupsi internasional, kedua lembaga tersebut tampil kompak.

Minggu (10/12) Ketua KPK, Abraham Samad dan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Sutarman sama-sama mengangkat handuk bertuliskan anti korupsi. Abraham mengangkat handuk bertuliskan 'Jujur bekerja demi keluarga. 100% menolak korupsi'.

Sedangkan Sutarman mengangkat handuk bertuliskan 'Biar sedikit asal halal. 100% menolak korupsi,'. Selain itu, Jaksa Agung Basrief Arief mengangkat handuk bertuliskan 'Jujur bekerja demi keluarga. 100% menolak korupsi'.

"Merupakan komitmen kita bersama memberikan kekuatan bersama memberantas korupsi. Stakeholder yang hadir bergandeng tangan memberantas korupsi," kata Komjen Sutarman.

Seperti diketahui, kisruh yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kepolisian sempat memanas dalam kasus simulator SIM. Akhirnya Presiden SBY memberi kewenangan kepada KPK untuk manangani kasus yang melibatkan Irjen Djoko Susilo. Akhirnya, pada Senin (3/12) Djoko ditahan oleh KPK di Rutan Guntur, Jakarta.

Hari ini, rakyat Kabupaten Tangerang nyoblos

Hari ini, rakyat Kabupaten Tangerang nyoblos
Foto: Kotak suara.
Reporter: Andre Winarko

Hari ini merupakan saatnya rakyat Kabupaten Tangerang untuk memilih pemimpin daerahnya untuk lima tahun ke depan. Ada empat kandidat yang memperebutkan suara publik Kabupaten Tangerang. Namun, keempat pasangan itu tidak mempunyai hak pilih dalam pilkada tersebut.

Calon bupati dengan nomor urut 2, Ahmed Zaki Iskandar yang merupakan anak dari Bupati Tangerang Ismet Iskandar memilih untuk sowan kepada bapaknya tersebut. Kemudian Zaki berencana untuk ke Summarecon Mal Serpong (SMS) di Gading Serpong untuk memantau quick count.

"Bapak (Zaki) masih di dalam, lagi santai istirahat. Agendanya, ke rumah pak Bupati dulu, mau minta restu, baru ke SMS," ujar Wasdar asisten Ahmed Zaki Iskandar di Cluster Giri Loka 3 No 17 Jalan Gunung Lawu, BSD City, Serpong, Kota Tangsel, Minggu (9/12).

Sementara Syahrul asisten calon bupati Tangerang Achmad Suwandhi mengatakan, usai salat subuh Suwandhi memilih untuk berolahraga di lingkungannya di Pondok Jagung, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. "Lari pagi dulu tadi mengelilingi perkampungan di sekitar rumah," ujar Syahrul.

Kemudian pasangan Muhlis itu bersiap untuk memantau TPS dan melihat kesiapan para saksi dari tim suksesnya. "Mau langsung melihat keliling TPS dan melihat saksi," ujarnya.

Keempat pasangan calon bupati dan wakil bupati Tangerang adalah nomor urut 1 Ahmad Subadri-Muhammad Aufar Sadat Hutapea, nomor urut 2 Ahmed Zaki Iskandar-Hermansyah, nomor urut 3 Aden Abdul Khalik-Suryana, dan nomor urut 4 Ahmad Suwandhi-Muhlis.

Tatapan pria ungkapkan hasrat seks terpendam

Tatapan pria ungkapkan hasrat seks terpendam
Foto: lustrasi pria tampan. ©2012 Okesiana/shutterstock

Bagi pria mata tak hanya jadi jendela hati tetapi juga jendela bagi keinginan seksualnya. Peneliti menunjukkan bahwa cara pria menatap tubuh wanita bisa menunjukkan seberapa besar keinginan seksualnya pada wanita tersebut.

Peneliti menunjukkan bahwa dalam tatapan pria ada hasrat seks yang tersembunyi. Sebaliknya, tatapan wanita tampaknya tidak berhubungan dengan pemikiran seksual.

"Gerakan mata adalah hal yang spontan, tak bisa dicegah, dan sulit dimanipulasi. Mata bisa menjadi alat pendeteksi terkuat untuk mengetahui seberapa besar hasrat seksual pria," ungkap peneliti Kun Guo dari University of Lincoln di Inggris.

Guo menemukan bahwa pria cenderung melihat ke bagian dada dan pinggul ketika mengamati foto wanita yang seusia dengan mereka. Dua bagian tubuh wanita ini tampaknya sangat penting bagi pria.

Menurut Guo, bagian payudara menunjukkan kedewasaan wanita secara seksual. Sementara bagian pinggul menunjukkan kemampuan wanita memiliki keturunan. Meski begitu, pria jarang sekali melihat dua bagian ini pada wanita yang lebih tua atau anak perempuan.

Hasil tersebut diketahui melalui pengamatan terhadap 30 pria usia 18 - 25 tahun serta beberapa wanita dari berbagai usia, seperti dilansir oleh Huffington Post (07/12).

Sementara penelitian pada wanita tidak menunjukkan hasil yang sama. Ketika diminta melihat foto pria, tatapan wanita tidak memiliki pola yang sama. Selain itu, wanita juga lebih banyak melihat pada tubuh wanita lain.

Menurut peneliti, tatapan wanita pada wanita lain berkaitan dengan membandingkan tubuh mereka dengan wanita tersebut. Sementara tatapan mereka pada pria jarang sekali berkaitan dengan hasrat seksual.

Mahasiswi Biologi UGM ditemukan tewas di kamar kos

Mahasiswi Biologi UGM ditemukan tewas di kamar kos
Foto: Ilustrasi orang tewas.
Reporter: Soraya Kusumawati

Ester Tamauli (19) seorang mahasiswi Biologi UGM Yogyakarta ditemukan tewas di kamar kosnya, Sabtu (8/12) malam.

Peristiwa ini membuat penghuni kos lainnya beserta belasan warga terkejut dan mendatangi lokasi kejadian. Bahkan untuk melakukan olah TKP sejumlah petugas polisi harus menghalau warga dan memasangi police line.

Penemuan jasad mahasiswi itu bermula saat beberapa teman-teman satu kosnya curiga karena tidak keluar beberapa hari dari kamar kosnya. Mereka kemudian berusaha untuk mengecek kondisi korban. Awalnya dilakukan dengan cara beberapa kali mengetuk pintu. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.

Akhirnya, beberapa penghuni kos berinisiatif untuk melihat dari sela-sela lubang fentilasi.

"Kami curiga karena saat kami lihat dari celah kaca pintu dan jendela serta berupaya untuk beberapa kali teriak didepan kamar kos pelaku tidak juga keluar kos. Akhirnya kami memutuskan laporan ke polisi. Apalagi, pintu kamar kos terkunci dari dalam kamar," jelas Putri Anjani (19) salah satu penghuni kos lainya.

Usai mendapat laporan, polisi mendatangi kos-kosan itu namun pintu kamar kos dikunci dari dalam. Akhirnya polisi dengan disaksikan beberapa perangkat desa sekitar kos memutuskan untuk membuka paksa pintu kamar kos.

Setelah berhasil dibuka paksa begitu pintu kamar kos terbuka, bau tak sedap menyengat tajam dan jasad korban sudah dalam kondisi membiru.

Panit Reskrim Polres Sleman Ipda Darban yang memimpin proses identifikasi saat dikonfirmasi wartawan menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

"Kami menduga, korban tewas karena sakit yang dideritanya. Korban sudah meninggal beberapa hari lalu karena sakit," ungkapnya.

Usai olah TKP dan identifikasi dilakukan sekitar pukul 22.45 WIB jenasah korban langsung dilarikan ke RSUD Sarjito Yogyakarta untuk menjalani fisum et repertum serta aotopsi guna mengetahui dan memastikan penyebab tewasnya mahasiswi itu.

"Untuk memastikan penyebab meninggalnya kurban langsung dilarikan ke RSUD Sardjito, DIY untuk diautopsi sebagai bukti penyidikan.

Saat ini kasus itu mahasiswi tewas masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.

Friday, December 7, 2012

Puting beliung mengamuk di Yogyakarta, 519 rumah rusak

Puting beliung mengamuk di Yogyakarta, 519 rumah rusak
Foto: Puting beliung.
Reporter: Deddy Santosa

Musim-musim sekarang memang beraneka ragam, ada kejadian longsor, banjir, puting beliung, dan lain-lain. Musim puting beliung saat-saat ini sedangg diterjang puting beliung.

Bencana puting beliung menerjang 10 dusun di 3 desa di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Akibat kejadian ini 519 rumah rusak diterjang puting beliung.

Tiga desa yang diterjang puting beliung adalah Desa Purwomartani Kecamatan Kalasan (Dusun Bromonila, Dusun Sidokerto, Dusun Sambisari, Dusun Sambiroto, Dusun Randusari), Desa Maguwo Kecamatan Depok (Dusun Grogol, Dusun Sambigo, Dusun Singosuto, Dusun Tempelsari), dan Desa Medomartani Kecamatan Ngemplak (Dusun Sepu).

"Akibatnya 2 orang luka berat yang harus rawat inap, 12 orang luka ringan, 519 rumah rusak di mana 101 rusak berat, 122 rusak ringan, dan 296 rusak ringan," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Sabtu (8/12).

Data BNPB, kerusakan lainnya yakni 29 unit kandang ternak, 1 pos jaga, dan ratusan pohon tumbang. Daerah yang terparah adalah Dusun Bromonila Kecamatan Purwomartani dimana terdapat sekitar 299 rumah rusak.

Bupati Sleman juga telah mengeluarkan pernyataan status tanggap darurat selama 5 hari yaitu 7-11 Desember 2012. BPBD Sleman telah mendirikan Posko tanggap darurat dan dapur umum di Dusun Bromonila.

Masyarakat yang rumahnya rusak berat, untuk sementara dititipkan ke tetangga terdekat. BPBD Sleman, BPBD DI Yogyakarta, TNI, Polri, Tagana, PMI, SKPD terkait dan masyarakat melakukan penanganan darurat. Pendataan dan pembersihan pohon tumbang masih dilakukan.

"Puting beliung terjadi sebelumnya cuaca cerah, tiba-tiba awan gelap. Kecepatannya sekitar 60 kilometer per jam dengan durasi 10 menit dan radius dua kilometer persegi," terang Sutopo.

Kejadian tersebut juga menyebabkan penerbangan di Bandara Adisucipto terganggu. Beberapa pesawat tidak bisa mendarat, seperti Merpati MZ 3450 dari Bandung, yang dialihkan menuju Bandara Juanda Surabaya. Juga Garuda Indonesia GA 210 dari Jakarta terpaksa kembali ke Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat Lion Air JT 556 dari Jakarta terpaksa berputar di kawasan Bandara selama 15 menit.